PESONA BUSANA LEMBAH BADA

PAKET TERBUKA
( 5 hari 4 malam )
Lembah Bada, Sulawesi Tengah



Taman Nasional Lore Lindu terletak di jantung pulau Sulawesi. Yang tentunya menjadikannya duduk tepat di garis Wallacea. Dengan luas lebih dari 200 ribu hektar, Taman Nasional ini sebagian besar wilayahnya terletak di 3 lembah kembar, yaitu; Lembah Bada, Lembah Besoa, dan Lembah Napu. Berbagai flora dan fauna endemik Sulawesi menghuni kawasan ini. Dataran tinggi lokasi ketiga lembah kembar tadi biasa disebut dataran tinggi Lore.  

Selain flora dan fauna endemik, didalam ketiga lembah kembar tadi juga menyimpan sisa peradaban megalithik yang menakjubkan. Dan hingga saat ini masih membuat para ahli bertanya-tanya. Patung-patung batu besar, kalamba (wadah batu), dan batu menhir berbagai ukuran tersebar di lembah-lembah itu. Siapa yang membuat dan berapa sebenarnya usia peradaban megalit di Lore Lindu masih menjadi bahan perdebatan para ahli.

Selain keindahan alam dan peninggalan megalitikum, ketiga lembah ini masih menyimpan hasil peradaban lokal lainnya, yaitu kain dari kulit kayu. Hanya beberapa daerah lain saja di Indonesia yang masih melestarikan pembuatan dan penggunaan kain kulit kayu. Yang agak berbeda, kain kulit kayu di dataran tinggi Lore diwarnai dengan berbagai warna atraktif yang berasal dari bahan pewarna alami. Kain ini lalu dijadikan hiasan kepala, kemeja, rompi, dan rok. Dipakai saat perayaan pernikahan dan ritus keagamaan. Bahan kain kulit kayu diperoleh dari berbagai jenis pohon. Seperti pohon Saeh (endong), Malo, Bea, dan Nunu (beringin). Material diambil dari dahan-dahan pohon tersebut. Dengan tidak merusak batang utama pohon. Hal ini dimaksud untuk melestarikan dan menjaga pohon agar dapat terus tumbuh dan beregenerasi. Seperti halnya mereka ingin melihat generasi para pembuat kain kulit kayu tetap ada dan berkembang.

Perayaan kecantikan alam berpadu dengan kemeriahan busana lokal yang SpektakelPlesir! tawarkan dengan tinggal di Lembah Bada. Menuai keterampilan para artisan kulit kayu. Merekam dengan tulisan dan ingatan berbagai hal yang terus didera zaman. 


Jadwal Perjalanan

  • 21 s/d 25 Maret 2018,
  • 19 s/d 23 Desember 2018

Harga
Mulai dari Rp. 5.300.000




Formulir Pemesanan

Hari 1: Poso – Tentena – Lembah Bada  

Kedatangan: bandar udara Kasiguncu, Poso. Makan : siang, malam.

Tiba di Poso, lalu melanjutkan perjalanan menuju Lembah Bada.

Kita akan mampir sejenak untuk makan siang di Tentena, tepatnya di Dodoha Mosintuwu. Selesai makan siang kita akan melanjutkan perjalanan menuju Lembah Bada. Tiba di Lembah Bada kita akan disambut dengan tarian penyambutan tamu a la masyarakat Bada. Berkenalan dengan Tuan rumah dan beradaptasi dengan Lembah Bada.


Hari 2: Lembah Bada 

Makan : sarapan, siang, malam.

Selesai sarapan, kita akan memulai hari ini dengan mengumpulkan berbagai material yang diperlukan untuk membuat kain kulit kayu. Kita pun akan diperkenalkan dengan berbagai peralatan yang digunakan untuk memproses material menjadi sebuah kain. Proses awal pembuatan kain kulit kayu kita akan telisik di hari ini.


Hari 3: Lembah Bada 

Makan : sarapan, siang, malam.

Hari ini kita belajar proses lanjutan untuk membuat kain kulit kayu. Proses pewarnaan dengan pewarna alam pun akan dipelajari. Tentu dimulai dengan mengumpulkan bahan-bahan untuk membuat pewarna tadi di kebun sekeliling rumah. 


Hari 4: Lembah Bada dan sekitarnya 

Makan : sarapan, siang, malam.

Kita akan berkeliling Lembah Bada di hari ini. Melihat berbagai situs peninggalan megalitikum yang ada di lembah besar ini. Situs-situs ini terletak tersebar di seantero lembah, karenanya kita akan habiskan sepanjang siang untuk mengunjunginya. Di malam hari kita akan adakan Tari Dero bersama sebagai tanda persahabatan dan ucapan perpisahan dengan para Tuan rumah.


Hari 5: Wuasa – Palu 

Makan : sarapan.

Selesai berbenah, kita akan menuju kota Poso, ke bandar udara Kasiguncu. Dari Poso kita akan terbang kembali menuju kota masing-masing. 


Perjalanan Selesai. 


Registrasi :

  • Januari 2018 – Desember 2018, tempat terbatas untuk setiap jadwal:
  • Maksimum 10 orang.
  • Uang muka : 30% dari biaya perjalanan.
  • Pelunasan harus dilakukan maksimal 14 hari sebelum tanggal keberangkatan.


Titik awal perjalanan :
Bandar udara Kasiguncu, Poso


Harga termasuk:

  • Transportasi darat selama perjalanan
  • Makan seperti yang disebutkan di Rencana Perjalanan
  • Oleh-oleh untuk warga lokal
  • Pertunjukan tradisi
  • Pemandu lokal
  • Tiket masuk jika dibutuhkan
  • Perijinan lokal
  • Akomodasi di Tuan rumah lokal
  • Asuransi perjalanan (Allianz Indonesia)

 

Harga tidak termasuk:

  • Tiket penerbangan ke dan dari Poso
  • Pengeluaran bersifat pribadi
  • Ketertarikan pribadi
  • Tip

 

Barang yang sebaiknya dibawa:

  • Pakaian secukupnya
  • Pakaian hangat
  • Kantung tidur dan atau matras kecil
  • Senter
  • Tabir surya dan topi
  • Sepatu nyaman untuk segala medan
  • Sendal
  • Jas hujan atau payung kecil
  • Obat-obatan pribadi
  • Makanan atau cemilan favorit
  • Kamera.




Keadaan Umum:
  1. Peserta dengan penyakit kronis ataupun penyakit bawaan, wajib memberitahu secara tertulis kepada pihak SpektakelPlesir! sebelum perjalanan dilakukan.
  2. SpektakelPlesir! tidak bertanggung jawab atas keterlambatan/perubahan jadwal penerbangan, ataupun ketinggalan pesawat karena kelalaian peserta. Itinerari akan disesuaikan sebaik-baiknya jika terjadi keterlambatan/perubahan jadwal penerbangan. Penambahan biaya yang terjadi disebabkan peserta yang tertinggal pesawat akan dibebankan kepada peserta.
  3. Jika terjadi pembatalan penerbangan pada hari H keberangkatan, harus didiskusikan lebih dulu terkait keikutsertaan perjalanan. Jika keputusan akhir adalah pembatalan/pengunduran perjalanan, maka pengembalian biaya perjalanan akan diberikan setelah dilakukan perhitungan ulang atas biaya yang bisa dikembalikan kepada peserta.
  4. Jika terjadi pembatalan penerbangan pada hari H kepulangan yang menyebabkan terjadinya penambahan biaya, maka akan dilakukan musyawarah untuk berbagi biaya dengan peserta lainnya.
  5. Sailing, snorkeling, diving (termasuk freediving), trekking, berburu, dan kegiatan lain yang dilakukan saat perjalanan merupakan kegiatan yang berisiko tinggi dan dapat mengakibatkan kecelakaan ringan atau berat.
  6. Pendaftaran dan keikutsertaan pada perjalanan ini dilakukan atas keinginan sendiri; dengan kata lain, tanpa paksaan. Kecelakan yang terjadi saat perjalanan menjadi tanggung jawab dari para peserta perjalanan. Pihak SpektakelPlesir! tidak akan dituntut jika terjadi kecelakaan, namun pihak SpektakelPlesir! akan membantu semaksimal mungkin jika hal ini terjadi.
  7. Setiap jadwal perjalanan telah dipertimbangan dengan baik dari segi kondisi alam dan cuaca, namun jika dalam perjalanan terjadi perubahan cuaca ekstrim yang menyebabkan perubahan rencana perjalanan dan atau rencana perjalanan yang ada tidak dapat dijalankan, maka pihak SpektakelPlesir! tidak dapat disalahkan karena force majeure ini.
  8. Berbagai kegiatan pilihan (opsional) yang ingin dilakukan selama perjalanan wajib dikonfirmasikan kepada SpektakelPlesir! sebelum keberangkatan.
  9. Perjalanan ini dilindungi oleh asuransi perjalanan lokal.
  10. Peserta perjalanan dianggap telah menyetujui Keadaan Umum dari perjalanan ini bila tidak ada email menyangkut berbagai hal tersebut diatas yang dikirimkan peserta kepada pihak SpektakelPlesir! sebelum hari keberangkatan.

  Laki-laki      Perempuan