REALITAS MENTAWAI

PAKET TERBUKA
( 6 hari, 5 malam )
Pulau Siberut

Dianggap sebagai salah satu penduduk tertua di Indonesia, masyarakat Mentawai tidak pernah mengalami perubahan berarti selama ratusan tahun. Banyak dari mereka, terutama yang tinggal di jauh pedalaman Pulau Siberut, tetap memilih cara hidup tradisi. Menggunakan panah beracun dan kapak batu untuk berburu adalah hal umum di Mentawai.

Praktek perdukunan sebagai cara menunjukan hormat kepada "Sikerei" masih menjadi keseharian mereka. Setiap kehadiran elemen alam memiliki arti dan tujuan bagi orang-orang sederhana ini. Seni rajah tubuh mereka yang menggunakan garis serta titik memiliki arti dan tujuan, sekaligus sebagai pakaian di alam baka agar para leluhur bisa mengenali mereka.

Kami mengundang Anda untuk bergabung dengan kami; untuk mengalami dan belajar perjalanan mistis Mentawai - yang akan memberikan kita kenang-kenangan tidak terlupakan. Dan apa cara terbaik untuk melakukan itu selain tinggal bersama mereka?Menghirup udara, menyaksikan lanskap, mengunyah makanan yang sama. Pada akhirnya, melihat realitas yang sama.

Hari Minus 1. Sore atau malam, Bandara Internasional Minangkabau, Padang
Kedatangan: Padang, Makan: Malam

Tiba di Padang, tengah hari atau sore. Check in hotel, pengarahan peserta ketika makan malam.

Hari 1. Padang - Muara Siberut - Uma di Rorogod/Rogdog
Makan: Sarapan, Siang, Malam

Setelah sarapan di hotel, kita akan ke Siberut. Menggunakan speedboat Mentawai Fast (Padang – Sikabaluan – Muara Siberut). Durasi perjalanan sekitar 4 hingga 5 jam. Makan siang di Sikabaluan.

Tiba di Muara Siberut, kemudian ke basecamp untuk mengurus persiapan dan perijinan. Pada sekitar pukul 15:00 WIB menuju desa Rorogod/Rogdog dengan perahu kano (sekitar 2 jam). Tiba di Uma (Rumah tradisi komunal Mentawai) untuk beristirahat. 


Hari 2. Rorogod/Rogdog menuju Buttui

Makan: Sarapan, Siang, Malam


Kita melanjutkan perjalanan menuju pedalaman pulau Siberut, menuju Buttui dan tiba ditengah hari. Setelah makan siang kita akan belajar membuat anak panah beracun, kemudian Tuan Rumah akan mengajarkan kita bagaimana menggunakannya, sekaligus mempersiapkan mentalitas kita bergabung perburuan keesokan hari. 


Makan malam di Uma. Selama makan malam merupakan kesempatan bagi kita untuk berdiskusi. Di sesi ini, Tuan Rumah akan mengabarkan tentang pantas tidaknya kemampuan kita untuk bergabung perburuan mereka. 


Catatan: Jangan anggap keputusan mereka terlalu personal.

Hari 3. Menjelajah hutan di Buttui.
Makan: Sarapan, siang, malam

Setelah sarapan, tim berburu akan pergi ke hutan untuk memulai. Kemungkinan besar akan menghabiskan satu malam di hutan. Sementara bagi yang tidak berburu, akan belajar mengolah sagu secara tradisional untuk menjadi makanan. Kita juga bisa bergabung dengan para perempuan lokal untuk mengumpulkan daun keladi dan ikan di sungai sekitar Uma. Di malam hari, para pria lokal yang tersisa akan menunjukkan metode pemberian sembahan bagi roh leluhur dan menari bagi pemulihan keseimbangan.

Hari 4. Sekitar hutan Buttui.
Makan: Sarapan, siang, malam

Selesai sarapan, kita akan belajar membuat Kabid (cawat tradisonal berbahan kulit kayu). Saat tim berburu datang, kita akan belajar bagaimana orang Mentawai membagi dan memproses hasil berburu. Dikesempatan ini kita akan belajar tradisi kuliner asli Mentawai. Di malam hari, kita akan merayakan malam perpisahan dengan Tuan Rumah dan menari bersama mereka.

Hari 5. Buttui - Muara Siberut - Padang
Makan: Sarapan, Siang, Malam

Setelah sarapan, kita akan meninggalkan Buttui menuju Muara Siberut untuk menaiki kapal cepat kembali ke Padang. Tiba di Muara Siberut tengah hari saat makan siang. Datang di Padang sore menjelang malam, masuk ke hotel untuk berisitirahat.

Hari 6. Minangkabau International Airport, Padang.
Makan: Sarapan (hotel)

Selesai sarapan, kita akan menuju toko suvenir kemudian ke bandar udara. Perjalanan selesai.

OPSI JADWAL PERJALANAN

30 Mei – 4 Juni 2017 | 20 – 25 Juni 2017 | 27 Juni – 2 Juli 2017 | 18 – 23 Juli 2017 | 1 – 6 Agustus 2017 | 15 – 20 Agustus 2017 | 29 – 3 September 2017 | 19 – 24 September 2017 | 3 – 8 Oktober 2017 | 24 – 29 Oktober 2017 | 7  – 12 November 2017 | 21 – 26 November 2017 | 28 November – 3 Desember 2017 | 19 – 24 Desember 2017


Titik pertemuan peserta: Bandara internasional Mnangkabau, Padang.


PAKET TERBUKA untuk maksimal 10 peserta. Tersedia paket khusus PERJALANAN SOLO dan grup kecil. 

Harga dimulai dari Rp. 6,100,000.

Uang muka 10% dari harga yang disepakati. Uang muka akan dikembalikan sepenuhnya bila perjalanan dibatalkan karena tidak memenuhi kuota Paket Terbuka.


Harga termasuk: 

  • 2 malam (bintang 2) hotel di Padang (kamar berbagi, 1 kamar 2 orang)
  • Kapal cepat Mentawai Fast PP (Padang – Muara Siberut – Padang)
  • Makan seperti yang disebutkan
  • Oleh-oleh untuk Tuan rumah dan warga lokal
  • Akomodasi di Uma tradisional
  • Berbagai penampilan tradisi
  • Pemandu lokal
  • Perahu bermesin
  • Perijinan lokal
  • Koki
  • Pembawa barang kelompok
  • Generator
  • Transportasi darat di Padang dan Muara Siberut


Harga tidak termasuk: 

  • Tiket penerbangan ke dan dari Padang. 
  • Pengeluaran pribadi. 
  • Porter pribadi. 
  • Asuransi perjalanan. 
  • Tip. 


Barang yang dibawa: 

  • Jumlah pakaian yang cukup.
  • Kelambu dan/atau losion anti nyamuk. 
  • Kantung tidur dan matras kecil. 
  • Senter
  • Sunblock dan topi.
  • Sepatu medan pendakian yang baik. 
  • Sendal
  • Jas hujan atau payung kecil. 
  • Obat-obatan pribadi. 
  • Makanan kecil pribadi.
  • Kamera.
  • Uang tunai karena hanya ada 1 ATM - Bank Nagari di Muara Siberut. 

Keadaan Umum:
  1. Peserta dengan penyakit kronis ataupun penyakit bawaan, wajib memberitahu secara tertulis kepada pihak Plesir! sebelum perjalanan dilakukan.
  2. Plesir! tidak bertanggung jawab atas keterlambatan/perubahan jadwal penerbangan, ataupun ketinggalan pesawat karena kelalaian peserta. Itinerari akan disesuaikan sebaik-baiknya jika terjadi keterlambatan/perubahan jadwal penerbangan. Penambahan biaya yang terjadi disebabkan peserta yang tertinggal pesawat akan dibebankan kepada peserta.
  3. Jika terjadi pembatalan penerbangan pada hari H keberangkatan, harus didiskusikan lebih dulu terkait keikutsertaan perjalanan. Jika keputusan akhir adalah pembatalan/pengunduran perjalanan, maka pengembalian biaya perjalanan akan diberikan setelah dilakukan perhitungan ulang atas biaya yang bisa dikembalikan kepada peserta.
  4. Jika terjadi pembatalan penerbangan pada hari H kepulangan yang menyebabkan terjadinya penambahan biaya, maka akan dilakukan berbagi biaya dengan peserta lainnya.
  5. Sailing, snorkeling, diving (termasuk freediving), trekking, dan kegiatan lain yang dilakukan saat perjalanan merupakan kegiatan yang berisiko tinggi dan dapat mengakibatkan kecelakaan ringan maupun berat.
  6. Pendaftaran dan keikutsertaan pada perjalanan ini dilakukan atas keinginan sendiri; tanpa paksaan. Kecelakan yang terjadi saat perjalanan menjadi tanggung jawab dari para peserta perjalanan. Pihak Plesir! tidak akan dituntut jika terjadi kecelakaan, namun pihak Plesir! akan membantu semaksimal mungkin jika hal ini terjadi.
  7. Setiap jadwal perjalanan telah dipertimbangan dengan baik dari segi kondisi alam dan cuaca, namun jika dalam perjalanan terjadi perubahan cuaca ekstrim yang menyebabkan perubahan rencana perjalanan dan atau rencana perjalanan yang ada tidak dapat dijalankan, maka pihak Plesir! tidak dapat disalahkan karena force majeure ini.
  8. Berbagai kegiatan pilihan yang ingin dilakukan selama perjalanan wajib dikonfirmasikan kepada Plesir! sebelum keberangkatan.
  9. Perjalanan ini tidak dilindungi oleh asuransi perjalanan oleh pihak Pleisr!.
  10. Peserta perjalanan dianggap telah menyetujui Keadaan Umum dari perjalanan ini bila tidak ada email menyangkut berbagai hal tersebut diatas yang dikirimkan peserta kepada pihak Plesir! sebelum keberangkatan.



Formulir Pemesanan

  Laki-laki      Perempuan